Spritualitas Ugahari dalam Mengatasi Fenomena Flexing Pemuda Kristen di Era Revolusi Industri 4.0
DOI:
https://doi.org/10.57058/juar.v6i1.88Abstract
The development of science and technology is currently experiencing very significant developments. This development affects all groups in society, especially Christian youth at this time. One of the impacts of the development of science and technology that is commonly found in society at this time is the many flexing phenomena as a result of the industrial revolution 4.0. Therefore, people must apply religious spirituality. The research method used in this paper is a qualitative research method and through literature study with various
existing literature. The results of this study are humble spirituality, which means that Christian youth need an adequate life at this time to minimize the phenomenon of flexing or a culture of showing off both in the real world and on social media. Apart from that, through humble spirituality, we invite all Christian youths to always be grateful and live simply, even though the development of the industrial revolution 4.0 is increasing.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Perkembangan tersebut menjangkit semua kalangan dalam masyarakat terutama pemuda Kristen pada saat ini. Salah satu dampak dari perkembangan IPTEK yang banyak ditemui dalam masyarakat pada saat ini ialah banyaknya
fenomena flexing sebagai akibat dari revolusi industri 4.0. Oleh sebab itu masyarakat harus menerapkan spritualitas ugahari. Metode Penelitian yang digunakan dalam tulisan ini ialah metode penelitian kualitatif dan melalui studi pustaka dengan berbagai literatur yang ada. Hasil dari penelitian ini ialah spritualitas ugahari yang berarti hidup bercukupan sangat diperlukan oleh pemuda kristen pada saat ini untuk meminimalisir fenomena flexing atau budaya pamer baik di dunia nyata maupun media sosial. Selain itu melalui spritualitas ugahari mengajak semua pemuda Kristen untuk selalu bersyukur dan hidup sederhana meskipun perkembangan revolusi industri 4.0 semakin meningkat.
References
Agung Sutrisno. “Revolusi Industri 4.0 Dan Berbagai Implikasinya.” Jurnal Tekno Mesin
Vol.5 (2018).
Anisatul Mardiah. “Fenomena Flexing: Pamer Di Media Sosial Dalam Perspektif Etika
Islam.” International Conference On Tradition and Religious Studies Vol.1 (2022).
Endang Sri Budi Astuti. “Spiritualitas Keugaharian: Sebagai Respons Terhadap Pola Hidup
Hedonisme Di Era Digital.” Jurnal Teologi Praktika Vol.3 (2022).
Ferdinand Eskol Tiar Sirait. “Dampak Revolusi Insutri 4.0 Pada Industri Teknologi
Komunikasi Di Indonesia:Peluang Dan Tantangan.” Jurnal Penelitian dan
Pengembangan Sains dan Humaniora Vol.6 (2022).
Gonti Simanullang. “Spritualitas Ciptaan Dan Hidup Ugahari.” logos, Jurnal Filsafat-Teologi
Vol.2 (2003).
Hafidz, Jawade. “Fenomena Flexing Di Media Sosial Dalam Aspek Hukum Pidana.” Jurnal
Cakrawala Informasi 2, no. 1 (2022): 10–28.
Haqqi, Halifa, and Hasna Wijayati. Revolusi Industri 4.0 Di Tengah Society 5.0: Sebuah
Integrasi Ruang, Terobosan Teknologi, Dan Transformasi Kehidupan Di Era Disruptif.
Yogyakarta: Aku Hebat Indonesia, 2021.
Lexy J Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA,
Mahyudi. “Social Climber Dan Budaya Pamer: Paradoks Gaya Hidup Masyarakat
Kontemporer.” Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Vol. 2 (2017).
Nurelni Limbong. “Spritualitas Keugaharian(Studi Injil Lukas 3:10-14).” Jurnal Teologi
Cultivation Vol. 4 (2020).
Prasetyo, Banu, and Umi Trisyanti. “REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN TANTANGAN
PERUBAHAN SOSIAL.” Prosiding SEMATEKSOS 3 “Strategi Pembangunan
Nasional Menghadapi Revolusi Industri 4.0” (n.d.).
Purba, Nabillah, Mhd Yahya, and Nurbaiti. “Revolusi Industri 4.0: Peran Teknologi Dalam
Eksistensi Penguasaan Bisnis Dan Implementasinya.” JPSB vOL 9, no. No. 2 (2021).
Purwati, Dian, Tora Akadira, Arip Rahman Sudrajat, Dine Meigawati, and Rijal Amirulloh.
Kepemimpinan Di Era Revolusi Industri 4.0. Surabaya. Cipta Media Nusantara(CMN),
Simon. “Fenomena Social Climber Ditinjau Dari Perspektif Etika Kristen.” FIDEI: Jurnal
Teologi Sistematika Dan Pratika Vol. 2 (2019).
Spritualitas Ugahari. “Joas Adiprasetya.” Makalah, Konven Pendeta PGI Wilayah DKI
Jakarta, di POUK Halim Perdanakusumah, Jakarta (2014).
Wijaya, Etistika Yuni, Dewi Agus Sudjimat, and Amat Nyoto. “Transformasi Pendidikan
Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Era Global.” Universitas
Kejuruan Malang Vol. 1 (2016).
“Claartje Pattinama. (2017). Spiritualitas Keugaharian : Perspektif Pastoral. Retrieved from
Https://Osf.Io” (n.d.).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Arrabona

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








