Menjembatani Kesenjangan Generasi dengan Pendidikan Agama Kristen dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Pelayanan GBI Pemulihan Keluarga Allah Meruya
DOI:
https://doi.org/10.57058/juar.v8i1.142Keywords:
Christian religious education, Sustainable Development Goals.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan generasi dalam jemaat GBI Pemulihan Keluarga Allah Meruya Jakarta Barat yang terdiri dari 60 jiwa, dengan komposisi 40 orang berusia 45–70 tahun dan 20 orang berusia di bawah 45 tahun. Perbedaan usia yang cukup signifikan memengaruhi dinamika pelayanan, di mana generasi tua cenderung mendominasi pengambilan keputusan, sementara generasi muda merasa kurang terlibat. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam keberlanjutan pelayanan gereja, sehingga diperlukan pendekatan strategis untuk menjembatani perbedaan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran pendidikan agama Kristen dalam mengelola kesenjangan generasi guna mendukung keberlanjutan pelayanan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis literatur yang relevan dengan konteks pelayanan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Kristen berperan signifikan dalam mempertemukan jemaat lintas usia melalui pembelajaran dialogis, kelompok sel, dan pengajaran tematis. Pendidikan ini tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan iman, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter, relasi harmonis, dan solidaritas antar generasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelibatan generasi muda meningkatkan komitmen mereka dalam pelayanan, sementara generasi tua tetap merasa dihargai perannya. Pengelolaan kesenjangan generasi melalui pendidikan agama Kristen berdampak langsung pada keberlanjutan pelayanan gereja, menjamin pewarisan nilai iman, kebersamaan, serta relevansi pelayanan lintas generasi.
References
Agustin, Daniel, Talizaro Tafonao, Manahan Uji Simanjuntak, Agiana Her Visnhu, Elvina Sinukaban, Wilson Zalogo, Tri Murni Situmeang, and Yaaman Gulo. “Pembinaan Nilai-Nilai Karakter Dan Etika Melalui Pendidikan Agama Kristen Untuk Membina Akhlak Siswa Smp Negeri 28 Batam.” Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti 4, no. 1 (February 28, 2023): 31–42. https://doi.org/10.38048/jailcb.v4i1.1461.
Franklin, and Dyulius Thomas Bilo. “Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Menjawab Tantangan Pendidikan Abad 21.” Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen 9, no. 2 (September 30, 2024): 215–23. https://doi.org/10.33541/RFIDEI.V9I2.255.
Kharisma Putra Utama, Asaf, Dedy Katarso, and Sari Saptorini. “Media Digital Dalam Pemuridan Generasi Muda Kristen Di Era Industri 4.0.” MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen 3, no. 2 (July 2022): 55–69. https://doi.org/10.7454/jki.v5i2.8908.
Kobstan, Heintje Barry. “Kepemimpinan Gereja Yang Kolaboratif Dan Adaptif Dalam Mengatasi Kesenjangan Antara Generasi Tua Dan Generasi Muda Di Era Digital.” Jurnal Penggerak 5, no. 1 (July 31, 2023). https://doi.org/10.62042/jtp.v5i1.75.
Lase, Dewi Aswinda, and Sandi Bega. “Evaluasi Kinerja Lulusan Program Studi Pendidikan Agama Kristen Alumni Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal Jember.” Metanoia 5, no. 2 (June 26, 2023). https://doi.org/10.55962/metanoia.v5i2.112.
Liena Hulu, Nur Lestari, and Sandra Rosiana Tapilaha. “Menggali Makna Rohani Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Teologi Injili Dan Pendidikan Agama 2, no. 2 (April 25, 2024): 61–70. https://doi.org/10.55606/jutipa.v2i2.294.
Lombok, Jan Lukas, Rosnita Temba Kagu, and Joni Manumpak Parulian Gultom. “Strategi Penggembalaan Dalam Mengembangkan Dimensi Pengalaman Generasi Z Menurut Mazmur 103: 1-18.” CHARISTHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 2 (2023): 181–98. https://doi.org/10.54592/jct.v2i2.80.
Manik, Heryanto Zalukhu; Tantri Yulia; Disetra Fiser. “Efektivitas Metode Interaktif Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.” Journal of Theological Students 13, no. 1 (2024): 62–72.
Okta, Oktavianus Rangga, Dewi Yuliana, and Anastacia Jennifer Alexandrina Mailoor. “Unearthing Biblical Wisdom for Active Learning: An Interactive Model of Christian Education in the Age of Digital Technology.” TELEIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 2 (December 3, 2024): 147–59. https://doi.org/10.53674/teleios.v4i2.179.
Pandie, Remegises Danial Yohanis. “Literasi Digital Berbasis Pendidikan Kristiani Sebagai Sarana Pembentukan Karakter Era Disrupsi Teknologi.” Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 4, no. 4 (2022): 5995–6002. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.2964.
Rahajeng, Lusia, Sanga Harapan, Mersy Karlin, and Steven Ketti. “Desain Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Lansia Menggunakan Society Centered Design.” Jurnal Shanan 6, no. 1 (March 30, 2022): 1–24. https://doi.org/10.33541/shanan.v6i1.3630.
Remegises Danial Yohanis Pandie, Desi Sianipar, and Lamhot Naibaho. “Pendidikan Agama Kristen Yang Membebaskan: Pedagogis Kritis Paulo Freire Dalam Konteks Budaya Suku Boti.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 7, no. 2 (December 2022): 579–91. https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.944.
Sarumaha, Lia Arini, and Lyly grace Mantiri. “Pengajaran Etika Kristen Dalam Pembentukkan Karakter Dan Moral Siswa Di SMTK Setia Mamuju.” Jurnal PKM Setiadharma 6, no. 1 (April 2025): 1–13. https://doi.org/10.47457/jps.v6i1.460.
Siswantara, Yusuf. “Makna Kisah Panggilan Para Murid Yesus Bagi Metode Pendidikan Agama Kristen.” Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat 8, no. 1 (April 26, 2021): 57–84. https://doi.org/10.33550/sd.v8i1.197.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Arrabona

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








