A Eklesiologi HKBP diperhadapkan dengan Oikodomein sebagai Vitalisasi Jemaat: Misi Gereja terhadap Pluralisme Agama
DOI:
https://doi.org/10.57058/juar.v9i1.182Kata Kunci:
Eklesiologi, HKBP, Misi, Oikodomein, Pluralisme, Vitalisasi Jemaat.Abstrak
Penelitian ini menganalisis eklesiologi HKBP dalam dialog dengan konsep oikodomein sebagai landasan teologis bagi vitalisasi jemaat di tengah pluralisme agama di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketegangan antara upaya mempertahankan identitas Kristosentris HKBP dan kebutuhan untuk merespons konteks sosial yang majemuk secara konstruktif. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui kajian sumber-sumber teologis dan eklesiologis yang relevan. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan strategi misi gereja yang kontekstual dan transformatif berbasis oikodomein sebagai proses pembangunan gereja yang dinamis dan partisipatif. Penelitian menunjukkan bahwa oikodomein menghadirkan paradigma integratif yang memadukan pembinaan rohani, partisipasi jemaat, dialog antaragama, serta tanggung jawab sosial tanpa kehilangan integritas teologis. Kerangka misi berbasis oikodomein memampukan HKBP hadir sebagai komunitas iman yang inklusif, tangguh, dan transformatif dalam masyarakat plural.
Referensi
Berkhof, H. The Doctrine of the Holy Spirit. 2nd printing. Atlanta: John Knox Press, 1977.
Bevans, Stephen B., and Roger Schroeder. Constants in Context: A Theology of Mission for Today. 5. printing. American Society of Missiology Series 30. Maryknoll, NY: Orbis Books, 2009.
Bosch, David J. Transforming Mission: Paradigm Shifts in Theology of Mission. Twentieth anniversary edition. Maryknoll, New York: Orbis Books, 2011.
Dulles, Avery. Models of the Church. 2nd ed. Image Classics Ser, v. 13. New York: The Crown Publishing Group, 2002.
Haight, Roger. “On Systematic Ecclesiology.” Toronto Journal of Theology 8, no. 2 (September 1992): 220–38. https://doi.org/10.3138/tjt.8.2.220.
Harefa, Jul Imantris, and Yunelis Ndraha. “Membangun Jemaat Yang Kontekstual Menurut Teori Pembangunan Jemaat Jan Hendriks.” SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan 14, no. 1 (October 2021): 39–47. https://doi.org/10.36588/sundermann.v14i1.62.
Hendriks, Jan. Jemaat Vital Dan Menarik: Membangun Jemaat Dengan Menggunakan Metode Lima Faktor. Yogyakarta: Kanisius, 2002.
Kok, Jacobus. “The Radicality of Early Christian Oikodome: A Theology That Edifies Insiders and Outsiders.” Verbum et Ecclesia 36, no. 3 (July 2015): 12 pages. https://doi.org/10.4102/ve.v36i3.1441.
Louw, Daniel J. “‘Ekhaya: Human Displacement and the Yearning for Familial Homecoming. From Throne (Cathedra) to Home (Oikos) in a Grassroots Ecclesiology of Place and Space: Fides Quaerens Domum et Locum [Faith Seeking Home and Space].” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 73, no. 4 (April 2017): 11 pages. https://doi.org/10.4102/hts.v73i4.4484.
Lumbantobing, Darwin. HKBP Do HKBP, HKBP Is HKBP. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.
Pattipeilohy, Stella Y. E. “Eklesiologi Dalam Konteks Mayarakat Multikultural: Sebuah Sumbangan Roger Haight.” In Identitas Gereja Di Persimpangan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2025.
Prasetya, Didimus Sutanto B., Abraham Marsal Sakati, and Dewi Lidya Sidabutar. “REVITALISASI PERAN JEMAAT DIASPORA BCM DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN YEREMIA 29:7 MELALUI MALAM BUDAYA DI JOHOR BAHRU, MALAYSIA.” Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 6, no. 2 (June 2025): 72–84. https://doi.org/DOI:%2010.55076/didache.v6i2.380.
Siahaan, Hotman M. “Gereja (HKBP) Dalam Masyarakat Majemuk.” In Ngapain Peduli Yang Lain? Gereja Agen Perubahan Di Tengah Budaya Masyarakat Majemuk Dan Global. Siborongborong: Lembaga Bina Warga HKBP, 2017.
Simanjuntak, Joksan. “Membangun Partisipasi Jemaat Dalam Pendampingan Empatis (Sebagai Refleksi Atas ‘Imanmu Telah Menyelamatkanmu’ Perspektif Teologi Praksis).” In Menyimak Dan Mengalami: “Imanmu Telah Menyelamatkan Engkau.” Bandung: Widina, 2025.
Simanjuntak, PWT. Dari Parau Sorat Ke Mancanegara. Jakarta: Burung Gagak Indonesia, 2018.
Sudiarja, A. Agama (Di Zaman) Yang Berubah. Yogyakarta: Kanisius, 2006.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta, 2013.
Sulistio, Thio Christian. “Teologi Pluralisme Agama John Hick : Sebuah Dialog Kritis Dari Perspektif Partikularis.” Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan 2, no. 1 (April 2001): 51–69. https://doi.org/10.36421/veritas.v2i1.51.
Turnip, Ricardo Sisco, Jordan Humala Pakpahan, Gressya Huriany Manullang, and Raulina Siagian. “Pemahaman Eklesiologi HKBP: Kajian Dogmatis Tentang Eklesiologi Martin Luther Dalam Pemahaman Eklesiologi HKBP.” Innovative: Journal Of Social Science Research 2, no. 2 (2022): 373–83. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v2i2.7869.
Warren, Rick. The Purpose Driven Church: Growth Without Compromising Your Message and Mission. Grand Rapids: Zondervan, 2007.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2004.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Arrabona

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








