MEMBANGUN BENTENG ANTI-RADIKALISME
DOI:
https://doi.org/10.57058/juar.v1i2.55Keywords:
Intoleransi, Pancasila, Antiradikalisme, Kemajemukan.Abstract
Situasi keagamaan di Indonesia belakangan ini mempertontonkan intoleransi. Ketika agama yang sakral dicampur adukan dengan politik yang profan akan memunculkan sisi pseudomis yang diejawantahkan dalam tindakan umat yang menyebut dirinya beragama. Kesakralan dan nilai-nilai regulitas agama menjadi ternoda dan mekanisme demokrasi politik menjadi tak sehat. Fenomena meluasnya semangat intoleransi yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia yang digaungkan oleh sekelompok ormas intoleran berhilir pada pertanyaan masihkan ideologi Pancasila dan gerakan antiradikalisme menjadi solusi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Arrabona

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








