Kajian Teologi ‘Penebusan’ dalam Kitab Rut dan Implikasinya Pada Masa Kini
DOI:
https://doi.org/10.57058/juar.v7i1.100Kata Kunci:
Penebusan, Rut, Boas, NaomiAbstrak
Penebusan merupakan karya penyelamatan Allah bagi umat manusia. Penebusan dalam Perjanjian Lama mengarahkan kita kepada satu kitab yang menceritakan tentang penebusan yaitu kitab Rut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yaitu, Alkitab terhadap berbagai sumber data dan naskah yang mendukung serta yang memiliki korelasi dengan penelitian ini. Penulis mengkaji teologi penebusan dalam kitab Rut dan implikasinya pada masa kini. Penebusan dalam kitab Rut menunjukkan kisah "penebusan keluarga" yang dalam bahasa Ibrani disebut Go’el yang berarti "seorang yang menebus". Penebusan dalam Kitab Rut adalah keluarga dekat yang berhak membebaskan kerabatnya dari kemalangan. Kalau di perhatikan penebusan Boas terhadap Rut menunjukan Boas menebus bukan unsur keterpaksaan, bukan suatu kewajiban atau tanggung jawah yang harus dilakukan oleh Boas, melaikan karna kasih. Demikian juga Allah menebus bukan karena kewajiban, melainkan kasih; tidak terpaksa, tetapi rela. Kristus sebagai Go’el orang percaya pada masa kini, seperti Boas bagi Rut. Penebusan Kristus bagi kita Dia menerima kita ke dalam keluarga-Nya dan kita menjadi anak-anakNya dalam ciptaan baru.
Referensi
Copan Paul, Is God a Moral Monster? Memahami Allah Perjanjian Lama, Malang: Literatur SAAT, 2012.
Hil Andrew E. l & John H. Walton, Survey Perjanjian Lama, Malang: Gandum Mas, 2013.
Holdcroft L. Thomas, Kitab-Kitab Sejarah,Malang: Gandum Mas, 1992.Murray John, Penggenapan dan Penerapan Penebusan, Surabaya: Momentum, 2010.
Howard David M. Jr., Kitab-Kitab Sejarah Dalam Perjanjian Lama, Malang: Gandum Mas, 2013.
Leggett A. Donald., The Levirate and Goel Institutions in The Old Testament, With Special Attention to The Book Of Ruth. Cherry Hill, N.J, : Mack, 1974.
Park Abraham, Pertemuan yang TerlupakanDilihat dari Sudut Pandang Penyelenggaraan Sejarah Penebusan, Grasindo: Jakarta, 2011.
Pfeiffer Charles F., Everett F. Harrison. The Wycliffe Bible Commentary. Malang: Gandum Mas., 2004.
Richards O. Lawrence. The Theacer’s Commentary Chariot Victor Publishing. Colorado.
Ryken Leland, James C. Wilhoit, dan Tremper Longman III, Kamus Gambaran Alkitab, Surabaya: Momentum, 2011.
Ryrie C. Charles. Ryrie StudyBible. Moody Press. Chicago. 1994.
Senduk H. L., Kristus dalam Perjanjian Lama, n.p.: Seksi Penerbitan Yayasan Bethel, n.d.
Simonson Juergen, Robohkan Tembok Pemisah, Bandung: Kalam Hidup, 1961.
Vine WE. Vine’s Expository Cictionary Of Old and New Testament Words, Thomas Nelson Publisher. Nashville, Tennessee. 1997.
Zuck Roy B.. A Biblical Theology Of The Old Testament. Penerbit Gandum Mas. Malang. 2005.
Yayasan Misi OMF. Tafsiran Alkitab Masa Kini I. BPK Gunung Mulia. Jakarta. 1982.
Obehetan, Yeheskiel. “Anugerah Keselamatan dalam Yesus Kristus berdasarkan Efesus 2:1-10” (n.d.). https://osf.io/k48gm/.
———. “Kaum Kedar: Tanggung Jawab Orang Percaya.” Jurnal Arrabona 5, no. 2 (Februari 28, 2023): 167–195. https://jurnal.sttarrabona.ac.id/JurnalSTTA/index.php/JUAR/article/view/72.
———. “Penginjilan dan Kontekstualisasi” (2023).
Obehetan, Yeheskiel, Yehu Buan, dan Mey Daman Lawolo. “Implementasi Injil Adalah Kekuatan Allah Berdasarkan Studi Surat Roma 1: 16-17.” JURNAL LUXNOS 9, no. 2 (2023): 282–299.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Arrabona

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








