Pemuridan dalam Perjanjian Baru: Sebuah Eksplorasi Teologi Biblika tentang Pemuridan Wanita dalam Injil Markus

Penulis

  • Victor Baitanu Sekolah Tinggi Teologi Rajawali Arastamar Indonesia ( STT- RAI) Batam

DOI:

https://doi.org/10.57058/juar.v6i2.108

Kata Kunci:

Pemuridan Wanita, Injil MArkus, Perjanjian Baru

Abstrak

Tidak begitu banyak orang yang berbicara tentang pemuridan Wanita, bahkan para teolog Indonesia yang menulis tentang Pemuridan tidak satupun yang membahas tentang pemuridan Wanita dalam Perjanjian Baru, dalam kaitan dengan Injil Markus. Sebab latar belakang Perjanjian Baru juga tidak memposisikan Wanita sebagaimana lazimnya laki-laki, dan dengan demikian mengabaikan para murid wanita dalam konteks pelayanan Yesus, bahkan ada yang mengatakan bahwa karena Yesus tidak pernah menahbiskan seorang perempuan menjadi Rasul, namun disisi lain Wanita juga dianggap tidak layak karena tugas dan tanggungjawabnya adalah untuk mengandung anak, mengurus rumah tangga dan sebagainya. Untuk membahas tema ini penulis menggunakan pendekataan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengedukasi para hamba Tuhan terkait cara pandang teologi dalam hal kedudukan Wanita dalam pelayanan. Melalui  penelitian ini  penulis  menemukan bahwa meskipun Pemuridan Wanita dalam Perjanjian Baru tidak begitu banyak orang yang mengamati hal tersebut, akan tetapi hal ini  diajarkan oleh kitab Suci bahwa para murid Wanita mengikuti Yesus mulai dari awal pelayanannya sampai pada penderitaan, kematian (mereka mengetahui tempat pemakaman), menyaksikan bahwa Yesus bangkit dari kematian. Perjanjian Lama meskipun tidak begitu banyak Wanita yang menjadi pemimpin dalam hal keagamaan tetapi bukan berarti tidak ada. Sebab ada Wanita yang kepadanya Tuhan berbicara; misalnya seorang nabiah bernama Debora, Hulda. Dengan demikian terlihat bahwa Tuhan tidak hanya berbicara kepada nabi laki-laki tetapi juga kepada nabiah, demikian juga Perjanjian Baru, bahkan sejarah mencatat bahwa para Wanita juga terlibat dalam penyalinan kitab Suci.

Referensi

Bruce, F.F. Ucapan Yesus yang Sulit. Malang: Literatur Saat, 1995.

Bruggen, Jacob Van. Kristus di Bumi. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

———. Markus Injil Menurut Petrus. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Cerey, Holly J. “Women In action: Models for disipleship in Mar’k Gospel.” The Chatolik Biblical Quarterly 81 (n.d.): 3.

Christopher, Nicholas Cox. Disciples And Discipleship In The Gospel Of Mark, With Particular Reference To Mark’s Contrast Between Male And Female Disciples. University of South Africa, 2007.

Creswell, John W. Pendekatan metode Kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Ke-4. Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2017.

D. A Carson, Douglas J. Moo. An Introduction to the New Testament. Malang: Gandum Mas, 2016.

D. J Kenedy, Jerry Newcome. Bagaimana Jika Yesus tidak pernah lahir. Batam: Interaksara, 1999.

Dianne, Derek and Tidball. The Message of Women. United Kingdom: Versity Press, 2012.

Drewes, B.F. Satu Injil tiga Pekabar. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.

Ferguson, Everett. Backgrounds of Early Christianity. Malang: Gandum Mas, 2017.

Haines-Eitzen, Kim. “Girls trained in beautyful writing: famale scribe in Roman Antiquity and Early Christianity.” Oxford Academic (2000): 629.

Hull, Bill. Panduan lengkap pemuridan, menjadi dan menjadikan murid Kristus. Yogyakarta: Gloria Usaha Mulia, 2014.

Kung, Hans. Women In Christianity. London: British Liberary, 2005.

Kuyper, Abraham. Iman Kristen dan Problem Sosial. Surabaya: Momentum, 2014.

Lelan Reyken, James C. Wilhoit Tremper Longman III. Kamus Gambaran Alkitab. Surabaya: Momentum, 2018.

Miller, Susan E. “Women in Mark Gospel.” University Of Glasgow, 2002.

Nggadas, Deky Hidnas Yan. Pengantar studi Praktis kitab-kitab Injil. Yogyakarta: Andi Publiser, 2011.

Screiner, Thomas R. New Testament Theology. Yogyakarta: Andi Publiser, 2015.

Stot, John. Isu-isu global menentang kepemimpinan Kristen, penilaian atas masalah sosial dan moral kontemporer. Jakarta: Yayasan Bina kAsih, 1994.

Yeheskiel; Yehu Buan; Mey Daman Lawolo, Obehetan. “Implementasi Injil Adalah Kekuatan Allah Berdasarkan Studi Surat Roma 1:16-17.” Jurnal Luxnos 9, no. 2 (2023): 282–299. https://luxnos.sttpd.ac.id/index.php/20_luxnos_20/article/view/ezki_2023.

Yeniretnowati, Yakub Hendrawan Perangin Angin & Tri Astuti. “Pendidikan Keluarga Kristen: Regenerasi Pemimpin Melalui Pemuridan Dan Implikasinya.” Jurnal Teologi Amreta 4 (2021).

Diterbitkan

2024-02-29

Cara Mengutip

Baitanu, V. . (2024). Pemuridan dalam Perjanjian Baru: Sebuah Eksplorasi Teologi Biblika tentang Pemuridan Wanita dalam Injil Markus. Jurnal Arrabona, 6(2), 230–244. https://doi.org/10.57058/juar.v6i2.108

Terbitan

Bagian

Articles