Analisa Yesaya 53: Nubuatan tentang Mesias atau Penggambaran tentang Israel
DOI:
https://doi.org/10.57058/juar.v6i2.113Kata Kunci:
Yesaya 53, Hamba, MesiasAbstrak
Rabi-rabi Yahudi setelah kejatuhan Yerusalem lebih condong menafsirkan hamba yang menderita pada Yesaya 53 tersebut sebagai bangsa Israel. Sedangkan bagi rabi-rabi Yahudi yang menyatakan bahwa Yesaya 53 menubuatkan bahwa bangsa Israel sebagai hamba yang menderita dan menyatakan nubuatan tersebut sudah tergenapi, dimana bangsa Israel mengalami penderitaan dibawah bangsa lain dikarenakan mereka menolak Yesus sebagai Mesias. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis Yesaya 53, fokus pada pertanyaan apakah nubuat tersebut lebih tepat diinterpretasikan sebagai penggambaran tentang Mesias atau sebagai gambaran tentang Israel dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nubuat ini secara konsisten menggambarkan karakteristik Mesias, dengan mengidentifikasi elemen-elemen khusus yang mendukung interpretasi ini. Meskipun ada pandangan alternatif yang memandang Yesaya 53 sebagai gambaran tentang nasib Israel, tetapi argumentasi ini tampaknya kurang konsisten dengan aspek-aspek teks dan konteks. Penelitian ini dapat memberikan wawasan mendalam tentang makna dan interpretasi Yesaya 53, sehingga menghasilkan kontribusi signifikan terhadap kajian Alkitab, sekaligus menggali implikasi teologis dan spiritual yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang pesan nubuat ini.
Referensi
Andrew E. Hill & John H. Walton. Survei Perjanjian Lama. Keempat. Malang-Jawa Timur: Gandum Mas, 2021.
Armstrong, Jonathan J, Joel C Elowsky, Thomas C Oden, dan Gerald L Bray. Ancient Christian Texts: Commentary on Isaiah Eusebius of Caesarea. USA: InterVarsity Press, 2013.
Aryeh Kaplan. The Real Messiah?: A Jewish Respone to Missionaries. Toronto: Jews for Judaism, 2004.
Baron, David. “The Servant of Jehovah” (1922).
Bob Utley. Anda Dapat Memahami Alkitab! Yesaya: Saksi Perjanjian Lama yang Terjelas bagi Rencana Penebusan Kekal, Universal dari YHWH: Sang Nabi dan Masa Depan Pasal 40-66. Texas: Bible Lesson International, 2010.
Brevard S. Childs. Biblical Theology of the Old and New Testaments: Theolgical Reflection on the Christian Bible. Minneapolis: Fortress, 1992.
C. Hassell Bullock. Kitab Nabi-Nabi Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 2014.
Clarence H. Benson. Yesaya dalam Pengantar Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 1997.
Denis Green. Pembimbing pada Pengenalan Perjanjian Lama. Cetakan ke. Malang: Gandum Mas, 2021.
Ebta Setiawan. “Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).” Digital Ocean.
Eitan Bar. Refuting Rabbinic Objections to Christianity & Messianic Prophecies (Jewish-Christian Relations Book 2). Diedit oleh Amazon Digital Services LLC - Kdp, 2011.
Eliazer Nuban; Yeheskiel Obehetan. “Integrasi Antara Misiologi dan Pelayanan Pastoral.” Jurnal Arrabona 3, no. 1 (2020): 1–27. Diakses Maret 20, 2023. https://jurnal.sttarrabona.ac.id/JurnalSTTA/index.php/JUAR/article/view/36/23.
Geral Signal. Isaiah 53: Who is the Servant? Chicago: Moody Bible Institute Library, 2007.
Gleason L. Archer, Jr. “Yesaya” dalam Tafsiran Alkitab Wycliffe, peny., Charles F. Pfeiffer dan Everett F. Harrison, pen., Hanahiel Nugroho, Paulus Adiwijaya, dkk.,. Malang: Gandum Mas, 2005.
Harnack, Adolf von HarnackAdolf von. Die Bezeichnung Jesu ALS “Knecht Gottes” Und Ihre Geschichte in Der Alten Kirche. German: Walter de Gruyter, 1926.
Horner, Barry E. The Gospel According to Isaiah 52:13-53:12, n.d.
John F. A. Sawyer. Isaiah Through the Centuries: Wiley Blackwell Bible Commentaries. Chichester: John Wiley & Sons Ltd, 2018.
Joseph Blenkinsopp. ISAIAH 40-55 : A New Translation with Introduction and Commentary. New York: DOUBLEDAY, 2002.
Martin G. Abegg, Jr., Peter Flint, Eugene Ulrich. The Dead Sea Scrolls BIBLE “The Oldest Known Bible Trans Lated for The First Time Unto English.” New York: Harper Collins, 1999.
Obehetan, Yeheskiel. “Kaum Kedar: Tanggung Jawab Orang Percaya.” Jurnal Arrabona: Jurnal Teologi dan Misi 5, no. 2 (2023): 167–195.
Pangeran Manurung. Kristologi Miring: Problem Kemesiasan Yesus dalam Benak Yudaisme. Surabaya: Bible Culture Study, 2020.
Peter F. Ellis. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Yogyakarta: Kanisius, 2002.
Petrus Maryono. Analisis Retoris. Yogyakarta: ANDI Offset, 2017.
Robert D. Rowe. Gods’s Kingdom and Gods’s Son. Leiden: Koninklijke Brill nv, 2002.
Roy B. Zuck, ed. A Biblical Theology of the Old Testament: Teologi Alkitab Perjanjian Lama. Cetakan ke. Malang: Gandum Mas, 2021.
Thomas R. Schreiner. A Biblical Theology of the Old and New Testaments. Yagyakarta: BPMR ANDI, 2022.
W.S.Lasor. Pengantar Perjanjian Lama 2: Sastra dan Nubuatan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.
Wijaya, Elkana Chrisna. “Deskripsi Hamba yang Menderita Menurut Yesaya 52:13-53:12.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 2, no. 2 (2019): 103.
Willem A. Van Gemeren. Penginterpretasian Kitab Para Nabi. Surabaya: Momentum, 2007.
William J. Dumbrell. Covenant and Creation: A Theology of the Old Testament. Carlisle: Paternoster, 1984.
“ISAIAH 53 – THE FORBIDDEN CHAPTER.” One For Israel.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Arrabona

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








