Studi Historika terhadap Dwi Natur Kristus: Yesus Allah Sejati dan Manusia Sejati
DOI:
https://doi.org/10.57058/juar.v6i2.115Kata Kunci:
Sejarah, Dua Natur, Allah, Manusia, Sejati, peyesat.Abstrak
Dua Natur Kristus adalah sesuatu yang melampaui logika manusia karena bagaimana mungkin bisa memiliki dua natur dalam pribadi dan dalam waktu yang sama yakni Yesus menjadi Allah sejati dan Manusia sejati tanpa ada percampuran? Tujuan penulisan artikel ini memberikan pemahaman dengan pendekatan secara historis terhadap natur Kristus yang menjadi bahan perdebatan oleh para sarjana teologi selama ini dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui penelitian sejarah perkembangan gereja dengan menjelaskan pandangan para bidat yang menolak natur Kristus sebagai Allah Sejati dan Manusia Sejati dan juga menjelaskan alasan Yesus menggunakan dua natur ketika turun ke dunia. Artikel ini diakhir dengan kesimpulan bahwa kelompok anti Kristus tidak akan berkahir sebelum akhir zaman, kelompok ini akan terus menerus menyesatkan umat pilihan Allah karena itu gereja terus berperan aktif dalam memberikan pengajaran-pengajaran yang benar berdasarkan Alkitab yang adalah Firman Allah sebagai kebenaran yang mutlak sebagai dasar yang kuat dalam pertumbuhan iman yang kuat dalamdunia yang penuh dengan penyesatan ini.
Referensi
Bavinck, H. (2012). Dogmatika Reformed Jilid 2 Allah dan Penciptaan. Surabaya: Momentum.
Berkhof, L. (2017). “Teologi Sistemaika 3 – Doktrin Kristus”. Surabaya: Momentum.
Berkhof, L. (2017). Teologi Sistematika 3. Surabaya: Momentum.
Culver, J. (2013). Sejarah Gereja Umum. Bandung: Biji Sesawi.
Frame, J. M. (1999). Doktrin Pengetahuan Tentang Allah Jilid 1: Objek Pengetahuan dan Justifikasi Pengetahuan. Malang: Departemen Literatur SAAT.
Frame, J. M. (1999). Seri Pengantar - Apologetika bagi kemuliaan Allah. Malang: Literatur SAAT.
Hall, D. W. (2009). Penuntun ke dalam Teologi Institutes Calvin. Surabaya: Momentum.
Henry, M. (2014). Tafsiran Kitab Kejadian. Surabaya: Momentum.
Henry, M. (2014). Tafsiran Kitab Kisah Para Rasul. Surabaya: Momentum.
Henry, M. (2019). Tafsiran Kitab Keluaran. Surabaya: Momentum.
Henry, M. (2019). Tafsiran Kitab Yesaya. Surabaya: Momentum.
Houwelingen, P. V. (2018). Tafsiran Perjanjian Baru Surat 2 Petrus. Surabaya: Momentum.
Matalu, M. Y. (2017). Dogmatika Kristen dari Perspektif Reformed. Malang: Gerakan Kebangunan Kristen Reformed.
McDowell, J. (2002). Apologetika Bukti yang Meneguhkan Kebenaran Alkitab Volume 1. Malang: Gandum Mas.
McDowell, J. (2002). Apologetika, Bukti yang meneguhkan kebenaran Alkitab, Volume 1. Malang: Gandum Mas.
Moris, L. (2016). Tafsiran Injil Matius. Surabaya: Momentum.
Morris, L. (2016). Tafsiran Injil Matius. Surabaya: Momentum.
Ramm, B. (1957). Protestant Christian Evidences. Chicago: Moody Press.
Til, C. V. (2010). Pengantar Teologi Sistematika. Surabaya: Momentum.
Williamson, G. (2006). Katekismus Singkat Westminster. Surabaya: Momentum.
Obehetan, Yeheskiel ; Katania. “TRITUNGGAL DALAM PANDANGAN AHLI DAN PERJANJIAN BARU.” Jurnal Arrabona 3, no. 2 (2021): 215–232. https://jurnal.sttarrabona.ac.id/JurnalSTTA/index.php/JUAR/article/view/45.
Obehetan, Yeheskiel. “Anugerah Keselamatan dalam Yesus Kristus berdasarkan Efesus 2:1-10” (n.d.). https://osf.io/k48gm/.
Siburian, Togardo. “Keilmuan Teologi dan Penelitian Kepustakaan: Refleksi Seminarian Injili.” Stulos 12, no. 2 (2013): 211–244.
Yeheskiel; Yehu Buan; Mey Daman Lawolo, Obehetan. “Implementasi Injil Adalah Kekuatan Allah Berdasarkan Studi Surat Roma 1:16-17.” Jurnal Luxnos 9, no. 2 (2023): 282–299. https://luxnos.sttpd.ac.id/index.php/20_luxnos_20/article/view/ezki_2023.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Arrabona

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








