Allah Menyesal: Studi Eksegetis Terhadap Kejadian 6: 5-7

Penulis

  • Mikhael Yosua Mboy Sekolah Tinggi Agama Kristen Sabda Holistik
  • Iwan Setiawan Sekolah Tinggi Agama Kristen Sabda Holistik

DOI:

https://doi.org/10.57058/juar.v8i2.161

Kata Kunci:

Studi Eksegetis, Allah Menyesal, Kejadian 6: 5-7

Abstrak

Penciptaan manusia didahului oleh pertimbangan agung “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita” (Kej. 1: 26). Kejatuhan manusia dalam dosa membuat gambar Allah rusak dalam diri manusia. Dalam Kejadian 6:5, dijelaskan bahwa kejahatan manusia “besar di bumi” tetapi lebih dari pada itu “segala kecendrungan (yeser) hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. Hal ini menunjukkan bahwa penyesalan Allah adalah suatu peristiwa yang sangat serius. Kejadian 6 mencatat “Maka menyesalah TUHAN.” Ini akan menimbulkan pemahaman bahwa Allah tidak konsisten dalam keputusan-Nya atau Allah dapat mengubah keputusan-Nya. Konsekuensi lainnya dapat muncul tuduhan bahwa Allah yang menyatakan diri dalam Alkitab adalah Allah yang tidak Mahatahu dan tidak berdaulat. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian Pustaka. Pendekatan yang penulis lakukan adalah hermenautika yaitu sebuah konsep yang berasal dari hermeneuein, yang berarti 'mengekspresikan', 'menerjemahkan', 'menafsirkan,' untuk mencapai pemahaman makna secara mendalam yang disebut exegese. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan kerangka teologis yang benar dalam pengenalan akan Allah melalui Study eksegetis Allah menyesal berdasarkan Kejadian 6: 5-7, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam dunia pelayanan dan pendidikan, serta menjadi panduan bagi orang percaya masa kini untuk memahami maksud dari ungkapan Allah menyesal. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: Pertama, Allah adalah pribadi yang Kudus, dalam kekudusannya Dia sangat membenci dosa, dengan mengacu kepada Kejadian 6: 5-7, yang melatarbelakangi Allah menyesal. Kedua, penyesalan Tuhan ingin menunjukkan bahwa Tuhan Allah mempunyai hubungan yang pribadi dan intim dengan ciptaan-Nya. Ketiga, Sikap dan tindakan Allah dalam menyikapi perbuatan manusia sangat tegas, Allah membinasakan semuanya dari muka bumi.

Referensi

Benson, Phil. “Commenting to Learn: Evidence of Language and Intercultural Learning in Comments on YouTube Videos,” 2015.

Berkhof, Louis. Teologi Sistematika: Doktrin Allah. Surabaya: Momentum, 2011.

“BibleWorks10,” n.d.

Boice, James Montgomery. “Dasar-Dasar Iman Kristen.” Surabaya: Momentum, 2011.

Budiman, Sabda, and Astrid Maryam Yvonny Nainupu. “Aplikasi Pemahaman Tentang Sifat Allah Dalam Pernyataan ‘Allah Menyesal’Berdasarkan Yunus 3: 10.” Jurnal Teologi Gracia Deo 3, no. 2 (2021): 88–100.

Calvin, John. Commentary on Genesis. Ravenio Books, 1847.

Davis Jhon, J. “Eksposisi Kitab Kejadian.” Penerbit Gandum Mas, Malang, 1975.

Doukhan, Jacques R. “Book Review of Analytical Key to the Old Testament, by John Joseph Owens,” 1991.

Elbaar, Yetris, and Peniel C D Maiaweng. “Tinjauan Teologis: Allah Menyesal Berdasarkan Perspektif Kitab Kejadian Pasal 6: 6-7.” Jurnal Jaffray 11, no. 2 (2013): 114–39.

F. Brown, S. Driver, and C. Briggs. The Brown-Driver-Briggs Hebrew and English Lexicon. Massachusetts: Hendrickson Publishers, 2003.

Harris, Robert L. “Theological Wordbook of the Old Testament,” 1981.

Henry, Mathew. “Matthew Henry Commentary.” Jakarta: PC Study Bible Formatted Electronic Database, 2023.

Hermanto, Bambang Wiku. “Kajian Dan Uraian Apologetis Teologis Terhadap Ungkapan" Allah Menyesal" Dalam Alkitab.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 1, no. 1 (2017): 29–48.

———. “Pengertian Orang Percaya Tentang Ungkapan" Allah Menyesal".” Jurnal Simpson: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 1 (2015).

Hoekema, Anthony A. “Manusia: Ciptaan Menurut Gambar Allah.” Surabaya: Momentum, 2008.

Ingvild Sælid Gilhus. HERMENEUTICS Dalam Buku The Routledge Handbook of Research Methods in the Study of Religion. Ed. Michael Stausberg and Steven Engler: ROUTLEDGE HANDBOOKS, 2011.

Iwan Setiawan dan Nadia Eko Agustia. SKUBALA: Kebanggaan Lahiriah Hanyalah Sampah. Edited by Yuliana Lu dan Yeheskiel Obehetan. Jakarta: Penerbit VIEWS Jakarta, 2023.

L, Haris R. Theological Word Book of the Old Testament. Chicago: Mode Press Chicago, 2014.

Maiaweng, Peniel C D. “‘ Utuslah Aku’: Eksposisi Yunus Pasal 3-4 Tentang Pengutusan Nabi Yunus Berdasarkan Perspektif Allah Menyesal.” Jurnal Jaffray 10, no. 2 (2012): 16–36.

Owens, John Joseph. “Analytical Key to the Old Testament.” (No Title), 1989.

Park, Yune Sun. “Tafsiran Kitab Kejadian.” Batu Malang: YPPI, 2002.

Pfeiffer, Charles F, and Everett F Harrison. Tafsiran Alkitab Wycliffe Vol. 1. Malang: Gandum Mas, 2015.

Pink, Arthur W, and Kedaulatan Allah. “Diterjemahkan Oleh The Boen Giok.” Surabaya: Momentum, 2005.

Reyburn, William D, and Euan McG Fry. Pedoman Penafsiran Alkitab Kitab Kejadian. Lembaga Alkitab Indonesia, 2020.

Ridwan, Muannif, Suhar AM, Bahrul Ulum, and Fauzi Muhammad. “Pentingnya Penerapan Literature Review Pada Penelitian Ilmiah.” Jurnal Masohi 2, no. 1 (2021): 42. https://doi.org/10.36339/jmas.v2i1.427.

Sanders, John. The God Who Risks: A Theology of Divine Providence. InterVarsity Press, 2009.

Setiawan, Iwan, Arvince Malo, Astika Maya Bani, Rut Srimulyani Bani, and Eko Juniarto. “Prinsip-Prinsip Kekudusan Berdasarkan 1 Tesalonika 4: 1-8.” Jurnal Teologi Injili 3, no. 2 (2023): 129–40. https://doi.org/https://doi.org/10.55626/jti.v3i2.58.

Stamps Donald, C. “Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan.” Gandum Mas, 2008.

Tanudjaja, R. “Tinjauan Terhadap Konsep Ciptaan Baru Menurut NT Wright Dan Implikasinya Bagi Praksis Hidup Kaum Injili Dalam Ruang Publik Di Indonesia.” STT Seminari Alkitab Asia Tenggara, 2018.

Towns, Elmer L. Nama-Nama Allah. Yayasan ANDI, 1995.

Uang, Kontribusinya Meminimalisir Politik, and Marietta Susilawati. “MENURUT PEMIKIRAN JEAN PAUL SARTRE.” ANTROPOLOGI METAFISIKA & ISU-ISU KEKINIAN, 2019, 74.

Wenham, Gordon John. “GENESIS 1–15 Volume 1 Word Biblical Commentary.” Grand Rapids, 1994.

Diterbitkan

2026-02-28

Cara Mengutip

Mboy, M. Y., & Setiawan, I. (2026). Allah Menyesal: Studi Eksegetis Terhadap Kejadian 6: 5-7 . Jurnal Arrabona, 8(2), 207–218. https://doi.org/10.57058/juar.v8i2.161

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama